Safari Dakwah MAN 2 Kota Malang 2026: Wujud Kepedulian Sosial dan Dakwah di Desa Sutojayan

Kab. Malang – MAN 2 Kota Malang kembali meneguhkan komitmennya dalam pembinaan karakter peserta didik melalui kegiatan Safari Dakwah 2026 yang dilaksanakan pada 7–11 Januari 2026 di Dusun Krajan, Desa Sutojayan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata pengabdian madrasah kepada masyarakat melalui perpaduan dakwah, bakti sosial, dan pemberdayaan lingkungan, dengan melibatkan siswa-siswi secara langsung.

Safari Dakwah bertujuan menanamkan nilai empati, kepedulian sosial, serta penguatan karakter religius peserta didik dengan cara terjun langsung ke tengah masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana MAN 2 Kota Malang dalam mendukung kesejahteraan sosial dan spiritual masyarakat desa binaan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan anjangsana pada Kamis (8/1) di mana peserta Safari Dakwah bersilaturahim ke rumah-rumah warga. Melalui interaksi tersebut, siswa belajar memahami kondisi sosial masyarakat sekaligus menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial.

Pada Jumat (9/1) dilaksanakan Bazar Pakaian dan Sembako Murah mulai pukul 07.30–16.00 WIB. Bazar ini menjual pakaian dan sembako hasil donasi sivitas MAN 2 Kota Malang dengan harga terjangkau, mulai dari Rp5.000. Sebanyak 256 paket sembako, yang masing-masing berisi 3 kg beras, 2 liter minyak goreng, dan 1 kg gula pasir, dijual dengan harga Rp50.000 per paket. Dari kegiatan tersebut, terkumpul dana sebesar Rp20.000.000 yang diserahkan kepada pihak Dusun Krajan, Desa Sutojayan.

Pada malam harinya, digelar Silah Ukhuwah sebagai ajang silaturahim antara panitia, peserta Safari Dakwah, dan masyarakat setempat. Acara berlangsung meriah dengan penampilan dari beberapa TPQ Desa Sutojayan serta Tari Saman oleh siswa MAN 2 Kota Malang. Panitia juga membagikan doorprize melalui kupon undian dengan hadiah utama berupa peralatan rumah tangga, seperti kulkas, mesin cuci, kompor, dan kipas angin. Antusiasme warga terlihat tinggi sepanjang kegiatan.

Pada Sabtu (10/1) MAN 2 Kota Malang bekerja sama dengan Klinik Bunga Melati dan alumni MAN 2 Kota Malang, dr. Jamiatul Khoiriyah, mengadakan pemeriksaan kesehatan gratis yang berlangsung pukul 07.30–11.00 WIB. Layanan kesehatan ini dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat dan mendapat sambutan positif dari warga setempat.

Masih di hari yang sama, Ikatan Alumni MAN 2 Kota Malang (IKA MAN BANTU) turut berkontribusi melalui program “PAMAN BANTU” dengan menyalurkan 150 paket sembako kepada warga Desa Sutojayan yang membutuhkan. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua IKA MAN BANTU, Sugeng Winarto, S.Pd.I., M.Pd., pada pukul 13.00 WIB.

Sugeng Winarto, S.Pd.I., M.Pd., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian alumni terhadap masyarakat sekaligus bentuk nyata sinergi antara madrasah dan alumni. Beliau berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban warga serta membawa manfaat berkelanjutan. Menurutnya, keterlibatan alumni dalam Safari Dakwah adalah bentuk tanggung jawab moral terhadap lingkungan sekitar yang menekankan pentingnya menjaga semangat berbagi dan gotong royong.

Sementara itu, Miftachul Ula, BISS., M.Ag., Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas, menyampaikan bahwa Safari Dakwah merupakan program unggulan MAN 2 Kota Malang dalam membangun citra madrasah yang peduli dan responsif terhadap masyarakat.
” Kegiatan ini tidak hanya berdampak bagi warga, tetapi juga menjadi media pembelajaran karakter bagi siswa. Keterlibatan langsung siswa di lapangan memberikan pengalaman sosial yang sangat berharga. Hal tersebut sejalan dengan visi madrasah dalam mencetak generasi berakhlak dan berdaya saing,” ungkapnya.

Alif Rifa’i, S.S., Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, menjelaskan bahwa Safari Dakwah menjadi sarana pembinaan karakter dan kepemimpinan siswa.
” Melalui kegiatan ini, siswa belajar berorganisasi, berkomunikasi, serta beradaptasi dengan masyarakat. Nilai-nilai empati dan tanggung jawab sosial tumbuh secara alami selama kegiatan berlangsung. Pengalaman tersebut diharapkan membekas dan membentuk kepribadian siswa di masa depan,” jelasnya.

Senada dengan itu, Ali Mukti, M.Pd., Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, menuturkan bahwa Safari Dakwah merupakan implementasi pembelajaran kontekstual di luar kelas.
” Kegiatan ini mengintegrasikan nilai keislaman, sosial, dan pendidikan karakter secara nyata. Safari Dakwah ini sebagai bentuk penguatan kurikulum berbasis pengalaman. Pembelajaran seperti ini mampu memberikan dampak jangka panjang bagi peserta didik,” pungkasnya.

Rangkaian Safari Dakwah ditutup dengan Pengajian Akbar pada Sabtu malam (10/1) pukul 19.30–22.00 WIB yang menghadirkan mubalig KH Ahmad Mujayid dari Kota Malang. Pengajian berlangsung khusyuk dan penuh kekhidmatan sebagai puncak kegiatan Safari Dakwah 2026.

Pada Ahad pagi (11/1), seluruh peserta melaksanakan kerja bakti membersihkan lingkungan serta berpamitan kepada perangkat desa dan warga Dusun Krajan. Kebersamaan yang terjalin selama kegiatan meninggalkan kesan mendalam bagi peserta maupun masyarakat setempat.

Melalui Safari Dakwah 2026, MAN 2 Kota Malang berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat Desa Sutojayan. Madrasah juga berharap nilai kepedulian sosial dan empati yang ditanamkan dapat terus melekat pada diri peserta didik. Kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi siswa untuk terus berkontribusi positif di tengah masyarakat. Selain itu, Safari Dakwah diharapkan mampu mempererat hubungan antara madrasah, alumni, dan masyarakat. Ke depan, program serupa diharapkan dapat terus dikembangkan dengan cakupan yang lebih luas.

Safari Dakwah MAN 2 Kota Malang 2026 menjadi bukti nyata bahwa madrasah hadir tidak hanya sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai agen perubahan sosial. Sinergi antara siswa, guru, alumni, dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam kegiatan ini. Nilai kebersamaan, kepedulian, dan keikhlasan tercermin dalam setiap rangkaian acara. Dengan semangat tersebut, MAN 2 Kota Malang terus berkomitmen menebar manfaat dan kebaikan bagi sesama, terutama mewujudkan program unggulan “Madrasah Berdampak” sebagai konsekuensi Madrasah yang berpredikat ZI (Zona Integritas) WBK (Wilayah Bebas dari Korupsi) menuju WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani) tahun 2026. (MU/ris)

 

MAN 2 KOTA MALANG - JUARA PRIMA

Postingan Terkait